Jadilah sebaik-baiknya madrasah
Bismillah....
sering kita dengar sebuah pepatah yang mengatakan "Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya"
Siapa Ibu Itu?
Ibu adalah sebutan untuk orang tua perempuan, ada yang memanggil ibu, bunda, umi, umma dan lain sebagainya. Allah menciptakan perempuan dengan sangat istimewa dan Islam sangat memuliakan perempuan.
Allah menitipkan rahim kepada perempuan, dengan sebab itu perempuan sifat perempuan dominan lemah lembut dan penyayang dan mudah peka. Selain itu, rahim adalah tempat tumbuh benih manusia selanjutnya. Janin hidup dan tumbuh didalam rahim selama 9 bulan, rahim mengikuti segala perkembangan fase perubahan psikologi si ibu, makanan yang dimakan ibu, perasaan, dsb semua dirasakan oleh janin. Ketika masa kehamilan ini pendidikan yg baik sangat penting unk diaplikasikan, pendidikan agama yang paling utama, dengan membiasakan si ibu melakukan yang baik, berkata dengan ucapan yang baik, melaksakan ibadah2 sunat, memperbanyak membaca alquran, membaca buku2 parenting sebagai bekal ilmu agar dapat melakukan peran orang tua yg sejati.
Allah menitipkan rahim kepada perempuan, dengan sebab itu perempuan sifat perempuan dominan lemah lembut dan penyayang dan mudah peka. Selain itu, rahim adalah tempat tumbuh benih manusia selanjutnya. Janin hidup dan tumbuh didalam rahim selama 9 bulan, rahim mengikuti segala perkembangan fase perubahan psikologi si ibu, makanan yang dimakan ibu, perasaan, dsb semua dirasakan oleh janin. Ketika masa kehamilan ini pendidikan yg baik sangat penting unk diaplikasikan, pendidikan agama yang paling utama, dengan membiasakan si ibu melakukan yang baik, berkata dengan ucapan yang baik, melaksakan ibadah2 sunat, memperbanyak membaca alquran, membaca buku2 parenting sebagai bekal ilmu agar dapat melakukan peran orang tua yg sejati.
Dengan demikian menikah bukanlah perkara yang mudah, bukan hanya untuk mewujudkan cinta yg ada, tetapi menikah mencipatkan generasi yg rabbani.
Sebagai madrasah pertama maka seorang ibu harus menanamkan pendidikan yg paling mendasar kepada anak. Mengajarkan anak pendidikan tauhid/akidah bagaimana seorang ibu mengenalkan Allah kepada anak, mengajarkan anak beribadah, mengajarkan anak mengenal huruf hijaiyah dan membaca alquran, yg intinya mengajarkan dan menanamkan pondasi agama yg kuat kepada anak.
Miris hati ketika ada ibu2 yg pendidikan agam dasar tidak begitu paham,... Mohon maaf... Ada yg tdk bisa membaca alquran dengan benar, sifat2 Allah dan Rasul, nama malaikat, bacaan shalat yg belm benar... Pertanyaannya jika itu kita tdk bisa, apa yg akan diajarkan keanak????
Jawabannya gampang...
Anak tinggal disekolahkan saja, di antarkan ketempat oengajian. Disana ada guru yg mengajarkan mereka, dewasa ini pun sdh banyak dan sdh familiar pendidikan unk anak usia dini..
Ingatlah yang bahwa pendidikan yg paling berpengaruh kepada anak adalah pendidikan informal(keluarga), karena anak banyak menghabiskan waktu dirumahnya dibandingkan sekolah, sekolah hanya 8 jam maksimal unk jenjang menengah atasa, 3 jam maksimal unk lembaga pendidikan anak usia dini.
Selebihnya anak sama siapa???
Tercoverkah pendidikan yg efektif kepada anak jika hanya mengandalkan pendidikan formal???
Tentu tidak,,, oleh sebab itu ibu harus menjadi sebaik-baiknya madrasah bagi anak.
Cerdas itu tidak perlu harus mengenyam pendidikan yg tinggi, tapi cerdas itu dengan belajar, belajar bisa dimana saja, kapan saja. Dikarenakan menjadi ibu bukan hanya butuh kesiapan mental dan materi saja, tetapi butuh ilmu. Ilmu untuk diri sendiri sebagai bekal menjadi sebaik-baiknya madrasah.
Wallahualam
Yg benar datang dri Allah, yg salh dari saya sendiri.
Sebagai madrasah pertama maka seorang ibu harus menanamkan pendidikan yg paling mendasar kepada anak. Mengajarkan anak pendidikan tauhid/akidah bagaimana seorang ibu mengenalkan Allah kepada anak, mengajarkan anak beribadah, mengajarkan anak mengenal huruf hijaiyah dan membaca alquran, yg intinya mengajarkan dan menanamkan pondasi agama yg kuat kepada anak.
Miris hati ketika ada ibu2 yg pendidikan agam dasar tidak begitu paham,... Mohon maaf... Ada yg tdk bisa membaca alquran dengan benar, sifat2 Allah dan Rasul, nama malaikat, bacaan shalat yg belm benar... Pertanyaannya jika itu kita tdk bisa, apa yg akan diajarkan keanak????
Jawabannya gampang...
Anak tinggal disekolahkan saja, di antarkan ketempat oengajian. Disana ada guru yg mengajarkan mereka, dewasa ini pun sdh banyak dan sdh familiar pendidikan unk anak usia dini..
Ingatlah yang bahwa pendidikan yg paling berpengaruh kepada anak adalah pendidikan informal(keluarga), karena anak banyak menghabiskan waktu dirumahnya dibandingkan sekolah, sekolah hanya 8 jam maksimal unk jenjang menengah atasa, 3 jam maksimal unk lembaga pendidikan anak usia dini.
Selebihnya anak sama siapa???
Tercoverkah pendidikan yg efektif kepada anak jika hanya mengandalkan pendidikan formal???
Tentu tidak,,, oleh sebab itu ibu harus menjadi sebaik-baiknya madrasah bagi anak.
Cerdas itu tidak perlu harus mengenyam pendidikan yg tinggi, tapi cerdas itu dengan belajar, belajar bisa dimana saja, kapan saja. Dikarenakan menjadi ibu bukan hanya butuh kesiapan mental dan materi saja, tetapi butuh ilmu. Ilmu untuk diri sendiri sebagai bekal menjadi sebaik-baiknya madrasah.
Wallahualam
Yg benar datang dri Allah, yg salh dari saya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar